First Love! by Yoshiko Himuro

My first love!

Old Memories ~PART I~

~ Sinopsis ~

“ Emang lo pikir penatian gue ngga panjang? HAAAH?” maki ku sambil menahan tangis yang sudah ku tahan sejak beberapa menit yang lalu.

“ Maksud lo? “ Dia menatap ku dengan tatapan nanar dan penuh tanda Tanya.

“ Udah lah, ngga udah banyak bacot lo! Gue tau lo udah sadar sama perasaan gue! Tapi lo pura-pura ga tau. Lo semua sama aja, cuma bisa BULLSHIT. Gue benci sama lo “ teriak ku di sela isak tangis ku,  aku berlari sekencang mungkin.

Aku ingin lari dan menghilang dari tempat ini secepat mungkin. Aku berharap dia tidak mengejarku, walau hati kecil ku ingin. Aku sudah tidak tahan dengan semua omong kosong ini. Aku benci mengakui bahwa aku masih saja menunggu, menunggu dan berharap suatu saat nanti pasti dia akan mencintaiku, walau aku tidak yakin. Aku benci mengakui bahwa aku juga masih mencintai dia.
Aku sudah lelah menunggu dia selama 6 tahun. Menunggu cinta nya yang tak kunjung datang. Dari awal pertemuan aku dan dia…
Aku tidak menggarapkan lebih, aku hanya ingin mengatakan semuanya…

*** 



~The New Beginning :D~

     Suasana kelas hingar bingar, ribut banget! Soalnya guru yang ngajar lagi ngga masuk, untung aja guru piket juga ngga masuk. Jadinya kita-kita *anak XI.U IPA 3* ngga usah repot-repot ngerjain tugas. We’re free! :D
Aku bosan didalam kelas, semuanya pada sibuk dengan main game, bikin onar, ribut, bercanda, pokoknya sibuk sendiri-sendiri deh. Aku pun memutuskan untuk keluar kelas. Aku termenung sesaat. Tiba-tiba aku teringat masa itu….

® Flash Back On ®

“Eh, tolongin aku dong! Pleaseeee, aku  ngga boleh lewat sana *nunjuk jalan yang banyak anak cowo yang menghalangi* katanya kalau aku mau lewat, kamu sama anak-anak cowo yang dikelas harus berantem sama mereka! “ Jelas ku sambil menarik baju anak itu.

“Hmmmmmm, “ dia Cuma mengangguk tanda mengerti. Dan langsung berdiskusi dengan teman-temannya.
Kemudian mereka dan anak itu mendekati grom
bolan yang menghalangi ku. Anak yang aku mintai tolong berjalan paling depan, sebagai leadernya. Tiba-tibaaa…

“LARIIIIII!! “ teriak aldo teman sekelas ku. Dan semuanya lari termasuk anak itu kembali kekelas. Aku tercengang dibuatnya, aku pikir mereka semua berani tapi kenyataannya engga -____- Tapi au juga jadi bingung sendiri jadinya. Apa yang terjadi disana? O.o

*\\(^o^)//*KEESOKANNYA~

~Didalam kelas~

“ Kok kamu kemaren malah gitu! Katanya mau nolongin aku? Kok malah balik lagii? “  kataku.

“ Eh, tau ngga? Dia mainnya keroyokan kalo one by one aku sih oke oke aja tapi kemaren dia ngajak teman-temannya sih!! Ngga adil dong, “ jelasnya kemudian dia pergi sebelum aku sempat menjawab.

Huuh, dasar! Anak cowo aneh, kata batin ku. Aku pun pergi dengan perasaan dongkol karena nih anak sok jagoan banget! Ditanyain bisa nolongin apa ngga, Cuma ngangguk eh taunya! Belagak bisa bertempur, padahal ngga! Bikin malu ajaa, pikirku.

*\\(^o^)//*Beberapa minggu setelah kejadian itu~

Ketika aku ingin melintasi kelas 3-e, ada seseorang yang menghadangku.

“ Heehhh? Lo ngga boleh lewat sini! Ini kawasan gue, iya ngga? “ dan diangguki oleh teman-temannya,  dia membatasi wilayah itu. Nama anak itu Nidar, kuakui dia hitam manis hihihihi tapi aneh nya masih kecil kok udah punya kumis? Ckckckc. Eits? Ngapain mikirin orang jahat, cegah batinku.

“ Yaudah sih kalo ngga mau. Tapi aku punya tugas kalo ngga percaya, Nih liat? “ aku menunjukan soal-soal yang diminta Pak Ikhsan guru agama ku.

“ Hah? Bohong lu! “ tandas nya tapi tetap melihat apa yang aku tunjukan.

“ Yaudah, ntar kalo Pak Ikhsan nanya aku bilang aja kalo ka. . hmmmpkphmp?! “ dia membekap mulut ku. Oh shit!

Dia melepaskan cekalan tangannya, dan dengan gerakan cepat mereka semua lari masuk kedalam kelas nya. Dasar! Cowo pengecut ckckck kataku dalam hati. *Kok ada pembully’an ya? Padahal masih kecil**kgak tau deh, authornya juga bingung :/ *

“ Hmm, sekarang aku mengerti maksud dia! Nidar emang mainnya gerombolan, pantesan aja mereka pada lari. Berarti dia bukan pengecut! Ckckckc aku salah menilai orang! “ kata ku pelan.


® FlashBack Off ®


Ngapain sih? Gue mesti mikir-mikir yang udah lama! Ngga penting banget deh!! Lagi juga itu? Aduh, gue nya masih anak bawang! Mana ngerti tentang yang begituan. Aaaaaaahh! Masa yang ‘agak’ suraaam -__-  kata batin ku. Yaaaaaap, semuanya benar. Aku mengakui, aku cewe bodoh yang masih menunggu seseorang selama 6 tahun. He’s my first love. Mungkin kalo pas jaman-jamannya aku SD itu disebut cinta monyet atau apalah aku tidak tau, tapi bagi ku sekarang sudah jelas. Bahwa aku memang mencintai nya. Tiba-tiba ada seseorang yang menepuk pundak ku, dan dia sukses membuyarkan lamunan ku.

 “ Claraaa, ngapain bengong lagi? Heran deh, sejak kapan lo jadi ratu bengong? “ canda Bella. Aku hanya mentap Bella dan tersenyum. Aku juga bingung, sejak kapan aku begini? Mungkin apa sejak? Oh tidak, aku tidak mau memikirkan hari itu lagi.

“ Hahaha gue engga bengong kok, Bell. Gue Cuma. . . Cuma. . . mikir PR yang belom gue kerjain aja? Hehehe “ kata ku bohong. Maaf ya Bell, gue bo’ong sama lo. Sumpah gue pngn jujur, tapi gue takut lo semua nertawain kebodohan gue, jelas batin ku.

Ternyata persahabatan yang sudah terjalin hampir, ya kurang lebih setahun ini, belum bisa dan aku belum berani untuk menceritakan ini sama Bella, tentang luka lama ku. Mungkin yang dia tau Cuma, aku masih mencintai cinta pertama ku yang namanya Joy. Hanya itu yang dia tau, tapi untuk cerita yang lebih detail. Aku masih belum berani, aku hanya takuut menceritakannya.

“ Oh yaudah, sini liat punya gue ajaaa! “ dan Bella memberikan buku PR nya pada ku.

“ Domo Arigatou ( Terima Kasih banyak ), Bella-chan!! “ aku memeluknya.

“ Hoaaaa,, ngapain meluk gue? Aaaaa gue tau, lo suka sama gue yaa? Ntar kalo suka sama gue bahaya lo!  “ canda nya dan berhasil membuat ku melepaskan pelukannya, aku pun langsung menjitaknya.

“Aoooowwww, apaan sih lu? Sakit tau ra :p “ jeritnya.

Ckckckc, Bella emang ngga berubah! Tetep kayak gitu hahahaha kata batin ku. Aku hanya tersenyum melihat reaksinya. Lucu sekali!! XD

***

  ~Di Ruang OSIS~

“ Hari ini, kalian akan jadi kaka gugus! Kalian harus bisa membimbing adik kelas kalian yaaa? Jangan ada yang bikin malu SMA Jaya ini yaaa!! “ Tegas kak Echa sang Ketos yang baru. Dia mengingatkan kami, supaya menjadi kakak pembimbing yang benar. Jangan main seenaknya sama adek kelas. Fyuuuhhh..MOPD I’m comiiinng!!
“ IYAAAA KAAK! “ Jawab kami semua serempak.

Rapat pun dibubarkan, aku, Bella dan yang lainnya kembali kekelas masing-masing. Setiba kami dikelas, aku kembali termenung. Aku menopang dagu ku dengan kedua tanganku. Aku jadi teringat akan sesuatu yang aku dengar dan aku lihat sendiri dengan mata kepalaku and it’s not good. Aku kembali memikirkan dan masih menimang-nimang sesuatu. Apakah benar, “dia” yang akuu tunggu masuk ke SMA ini? Tapi aku tepis pikiran itu, aku ngga mau mengingatnya kalau bisa pun aku ingin menghilangkan perasaan ini. Tapi jauh didalam lubuk hati ku, aku ingin melihatnya lagi. Tapi…. Sudahlah capek banget membenahi hati yang rusak selama, ya kurang lebih 6 tahun ini. Rusak tingkat AKUT, pemirsa! -___-
Tiba-tiba bayangan 5 hari yang lalu pun bermunculan, ketika aku tidak sengaja melewati komplek perumahan Joy.

“ Eh, kayaknya Joy bakal masuk SMA JAYA deh “ kata salah satu temannya Joy.

“ Iyaa, katanya itu pilihan dia yang pertama, kalo dia nya ngga masuk baru deh dia masuk ke SMA yang lain. Tapi tetep deket situ “ jelas temannya yang lain. Yang lain hanya mangut-manggut mendengar penjelasan dari teman yang lainnya.

Saat itu aku sedang main kerumah teman SMP ku, kebetulan sekali rumahnya dekat sama rumahnya Joy, dan ketika aku melewati taman. Tidak sengaja aku mendengar percakapan itu. Apa ini mungkin? He’s back again, Oh god! Not again L  Pikirku.

Mungkin aku terlalu sedikit pengalaman ku tentang percintaan, tapi tidak sedikit juga aku menjadi korban tempat curhat sahabat dan teman-teman ku tentang topic paling nge-trend di anak muda jaman sekarang ya tentu saja tentang ‘CINTA’. Dulu sebelum aku bertemu ‘dia’, aku bertemu seseorang dan aku berpacaran dengan nya dan tentu saja ini pengalaman pertama ku dalam menjalin hubungan yang lebih dari teman atau sahabat ke cowo, he’s my first and I hope my last too but I think god not send him to accompany me like what I want, but god send him to gave me some lesson about love, trust, and heart.
Kami bertemu lewat dunia maya yaitu facebook.


FlashBack On

~SMP 2 Cibinong, Toilet Perempuan~

“ Ran, ini siapa? “ Tanya ku saat membaca Inbox nya di Facebook.

“ Ah, orang gila kali! Gue aja ngga kenal, tiba-tiba langsung nembak gue. Nama nya juga aneh Adasda Adsadada apaan lagi artinya? “ terang nya. Aku hanya manggut-manggut.

Penglihatan ku menerawang, memperhatikan setiap lekukan yang ada pada Rani. Siapa cowo yang ngga suka sama gadis seperti teman ku ini. Dia cantik, tubuh nya imut, langsing, hidung mancung, putih, pintar bergaul, tidak sombong, dan dia selalu take it easy. Tidak heran kalau banyak yang mengejar dia. Sedang kan aku? Udah jelek, gendut, aneh, siapa yang mau? Rani menyenggolku, membuyarkan lamunan ku.

“ Heh? Lo doyan banget ya ngelamun! Ini di WC sayang, ntar kesambet lo! “ candanya.

“ Eee.. Iya iya bawel aja lu kayak emak gue ckckc “ kata ku sembari keluar dari toilet.
Sesampai dikelas, aku penasaran dengan cowo itu. Sepertinya anak SMA, aku semakin penasaran. Aku catat nama account dia, dan aku cari. Setelah menemukannya aku meng-add dia.

BEBERAPA BULAN KEMUDIAN..

Drrrrt..  Drrrrttt.. tanda sms masuk,

De..
Lagi apa?

Aku cepat mengetik balasannya.

Lagi diem aja kak di kamar . kaka sendrii?

Drrrrtt.. Drrrrt.. Di membalas pesan ku.

Hahaha..!
Sama dek, kk lagi duduk aja di deket balkon..!
Hmm, kk pngn bilang sesuatu sama kamu..!

Aku bingung dengan maksud pesan itu,
ketika aku melihat kebawah pesan itu ternyata. . .
Lanjutannya. . . . 





Aku sayang kamu..!
Kk sayang kamu, ra..!
Would you be my girlfriend? I promise to you, you’ll be my last..!
My last in my life..! my last in my heart..!
I promise to you, I promise only to you, Clarantria Septiana...!



DUUUAAAR!! Perasaan apa ini? Knpa tiba-tiba jadi begini, astaga! Ngga mungkin terjadi. Cepat-cepat aku mengetik, sebelum kukirim sms ini, aku membaca ulang. Kemudian aku sudah yakin, dan ku tekan Send.

Ah, si kaka mah becanda mulu!ngga lucu banget deh, palingan juga temen kaka yang lagi ngetik yakan? :D
Ayo ngaku? Jangan bo’ong dooong :p Ckckckc

Dia membalas,

YaAllah dek, sumpah kk ngga main” sama ucapan kk L
Tapi beneran dek kk sayang kamuu..!

Dan itu sms terakhir darinya, aku mecoba meng-enyahkan kata-kata itu dari pikiran ku.
Seminggu setelah kejadian itu, dia kembali. Dia menyatakan lagi perasaannya dan tanpa pikir panjang aku menerima dia. Aku sangat ingat hari itu tanggal 27 Maret 2011 dimana hari itu kami resmi berpacaran.
Yaaap, aku yang baru kelas III SMP, yang pengalaman cintanya NOL BESAR tidak menyadari trik trik dia untuk menipu diriku. ‘Cause he is my first boyfriend that I have at that time J
Aku hanya begitu senang karena ada orang yang menyatakan perasaannya terhadapku. Dia begitu pintar dalam memainkan waktu, dan tentu saja perasaan ku juga, dia buat seolah-olah god made him for me and we were meant to be together. Seperti kata Craig David -Unbelievable.


Always said I would know where to find love
Always thought I’d be ready and strong enough
But sometimes I just felt I could give up
But you came and you changed my whole world now
I’m somewhere I’ve never been before
Now I see. What love means ( Tapi sepertinya ini hanya sementara *arti dari lagunya*)

Sampe-sampe dia pernah buat status kayak gini di Facebook dia.

Farid Kece
Clarantria Septiani you are my everything to me and I want you to become my wife later on hard happy together I love, love only you  I hope you’ll never leave me I love you I love you I love you I promise to be faithful to stay with you until we close the age :’)
27 menit lalu . 5 orang . Tidak Suka . 2 Komentar. Hapus

Siapa cewe yang ngga bakal klepek-klepek digituin? Apa lagi ampe diumumin lewat facebook yang udah jelas tempat umum dan orang bisa baca! Malu sih, tapi seneng banget. Mana dia ngenalin aku ke mama dia sama adek kesayang dia namanya izha J walau kami ngga pernah ketemu sekalipun. But he make me believe that we could through this together until we…….ya you know ‘married’. Gara-gara kata-kata dia, aku sampe pengen terbang! Hihihi kalo aku punya sayap, udah terbang sampe kelangit ketujuh kali :D hihihi

Dia membuat ku di mabuk kepayang oleh kata-kata cinta yang dia ucapkan setiap hari lewat sms atau telfonnya. Tapi ketika kami beranjak memasuki 3 bulan, dia mengurangi perhatiannya. Dan terjadi hal besar yang akan mengubah hubungan kami! Dia selingkuh, dia mengganti status relation dia dengan gadis lain. Aku hanya bisa bertanya didalam hati ‘kenapa ini bisa terjadi?’ , ‘Why ? Why ? Why? And Why this could be happening to me? What should I do? ‘ ya pokonya pertanyaan yang desperate gitu deh.

Aku yang tak tahu apa-apa cuma bisa pasrah dengan apa yang terjadi. Orangtua ku pun bingung dengan perubahan ku, biasa nya aku seseorang yang selalu ceria, usil, menjadi pemurung, pemarah, gampang nangis, dan menjadi pediam. Aku mengikutin saran mama dan sahabat ku, untuk menghapus semua access ke dia, semuanya dari no hp dia, facebook, twitter, foto, video, note pokonya apapun lah yang menyangkut dia.

Aku mengenyahkan bayang-bayang antara aku dan dia. Tentang semuanya, tentang betapa aku percaya dengan omongannya kelak suatu hari kami tidak hanya berpacaran tapi menyatu didalam ikatan suci. Aku tau betapa bodohnya aku termakan umpan yang dia berikan. Tapi hanya saja, aku memang terlalu bodoh karena percaya dia. Harusnya aku sadar, kami masih sama-sama belum dewasa, perjalanan kami masih jauh. Tidak seharusnya aku berfikir sampe sejauh itu. God! Why I have to feel this! Saat ini hanya ada satu lagu yang menggambarkan perasaanku.

One night I stand,
 I remain of you our hope and dreams
Tears in my eyes, when you gone so fast
When I realized you I can be perfect

I fall from you, you make me like I can’t live with you
I can’t hold your hand
So please don’t let me down

I try to be stronger,
When I know everthing over
Everytime I feel, everyday I think
I never see you once again

I miss your voice,I miss your laugh,
I need your hear, I need you hug
In everynight in everyday Is you
You knoe everuthing is you

( Still Virgin feat Acha – Hate To Miss Someone )

End Of FlashBack


Semenjak kejadian itu, aku berjanji kepada diri ku sendiri. Bahwa aku tidak akan pacaran atau bahkan jatuh cinta dengan siapapun sampai aku siap untuk menerima pahit dan sakit nya cinta, setidaknya aku tidak akan melakukan hal bodoh lagi dengan percaya sama orang asing, jadi aku tidak perlu bermusuhan dengan teman atau sahabat ku sendiri.  Tapi tetap saja, aku menutup semua pintu, jika ada yang berusaha mengulurkan tangan padaku, aku akan segera melakukan aksi penolakan untuknya. Karena aku masih takut akan kegagalan itu. Lagi pula aku ingin punya pacar, sahabat, teman, dan suami dalam satu orang. Mungkin teman-teman ku bangga jika mereka punya banyak mantan, mungkin beberapa dari mereka mantannya sampai tidak bisa terhitung oleh jari lagi. *karena saking banyak nya*

Tapi aku cukup bangga bila suatu saat nanti Cuma ada satu orang yang aku pacari dan dia lah yang menjadi pendamping ku, aku akan bangga bilang ke semua orang “ Dialah yang pertama bagi ku, dan dia juga lah yang terakhir untukku”. Tapi itu semua gagal ku raih karena dia yang menghancurkan semuanya. Mungkin bisa dikenal dengan nama FARID AKBAR IBRAHIM yang telah membuat ku terjatuh karena cinta nya yang palsu.

Tapi aku bersyukur karena ada pepatah bilang,

Untuk menemukan dia yang ditakdirkan untuk mu,
Kamu harus melewati atau bertemu beberapa orang yang salah bagi mu,
Maka dikemudian hari, kamu akan bertemu dengan dia yang terpilih untuk mu.

Dan aku percaya itu!
Mungkin sudah cukup aku mengenang masa suram itu, sudah saat nya aku bangkit kembali. Masih banyak target ku untuk meraih cita-cita ku. Aku ingin membanggakan kedua orangtua ku. It’s enough to see and know, that I’m dying inside! L

Udah cukuplah aku membayangkan kejadian 2 tahun yang lalu. Sekarang dia kemanapun aku tidak mengetahuinya, dia sudah kelas 3 SMA. Dia juga sudah cukup dewasa untuk memikirkan semuanya. Tentang tingkah lakunya.. -___-

***
Terkadang aku malas untuk selalu ikut rapat OSIS, tapi kalau aku ngga ikut rapat. Sangsi yang aku terima cukup berat nantinya, sebenarnya juga aku malas mengurus data anak baru yang nantinya aku bimbing, ya karena aku takut kalau ‘someone’ itu masuk atau ada di sekolah ini, parahnya dan sialnya lagi kalau dia sampe masuk kegugus aku. Amit amit cabang orang deh! *eeh

~ Ruang Osis ~

Aku celingak celinguk kedalam RO, ternyata disana hanya ada ka Echa.

“ Kak, maaf rapat kemaren pas pembagian gugus aku belum megang. Soalnya kemaren lagi ada acara keluarga “ terangku.

“ Oh iya ra. Bentar yaaa, kaka ambilin dulu didalem “ jawab ka Echa.

“ Iya ka. Oh ya, aku megang gugus berapa? “ tanyaku sambil mengikutinya memasuki ruangan OSIS.

Aku melirik Bella dan berkata, “ Lo tunggu diluar aja, Bell  hehehe “

“ Bawel :p “ jawab Bella.

Ka Echa kembali dengan membawa absen gugus yang musti aku bimbing, “ Nih liat aja! “

Aku pun melihat daftar absen itu, “ Dek, lo sama Nico ya?  Hehe “ terang ka Echa.

“ Hah? Aku sama Nico lagi? Waduuuh, rempong aku nya ntar kak! Emang engga bisa diganti sama yang lain aja yaa? Event kemaren juga aku kan udah bareng dia, kayak ngga tau aja gimana reaksi dayang-dayang Nico, ka? “ keluh ku. Jelas saja aku tidak mau sama Nico lagi, event kemaren bareng dia bener-bener neraka bagiku! Terang saja anak OSIS yang cewenya cemburu melihat aku yang pulang bareng Nico terus. Bella yang tadinya menunggu diluar, ketika melihatku dengan tampang BT gara-gara kebagian jatah bareng cowo Idaman itu juga cuman bisa senyum dan ngasih tatapan seolah-olah bilang ‘ Itu derita lo, jadi terima aja yaa’ sambil senyum jahat gitu -___-. Gimana ngga jadi tambah BT coba? HUUUUHH!! Pokoknya gue BT BT BT BT pake bangeeeeeeettt!! Jerit batinku.

“ Waah, sorry ya de. Ini udah keputusan bersama lagi juga ini udah dibahas dari 3 minggu yang lalu, semuanya udah dibentuk! Kalau mau diganti, mesti ada perombakan besar dan harus ada persetujuan sama inti OSIS “ terang ka Echa dengan senyum tertahan. Ya jelas aja dia senyum gitu, bukan dia yang ngerasain! Tapi gue, orang nya gue! Yang jadi korbannya!

“ Yaudah deh ka, thank’s yaaa. Aku pulang dulu yaaa “ kataku lemas.

“ Iya, hati-hati ya de. Jatoh miscall kakak aja ya de. Hihihihihi “ katanya cekikikan. Seneng ya lo semua ngeliat gue menderita!

“ Huuuuuuuuu “ jawab ku sambil memeletkan lidah.

“ Cieee yang bareng Nico, si pujaan gadis-gadis GILA wuahaha “ tawa Bella yang meledak-ledak. Aku hanya bisa manyun dan BT BANGEEEEETTTT!!!

“ Sumpah itu bakal menjadi seminggu terberat dalam hidup gue! “ Gerutuku.

-Dirumah-

“ Whaaaat!! Bakal ketemu dia? WHAT THE~ ?!!!! “ teriakku panic karena melihat absensi siswa dan ternyata ada nama dia disitu. Kenapa bisa ada nama dia disituuuuuu!! My goooddd!! Jeritku lemas. Belum lagi ada Nico. Arrrrrrggghhhhtt!! Bisa masuk RSJ nih gue, gara-gara dua kunyuk ituu!!. Sebenarnya aku tidak membenci Nico, malah dia salah satu teman dekatku di OSIS. Tetapi gara-gara kedekatan ku ini dan yaaa sering juga si ketos milih aku buat jadi partnernya si Nico, dan itu yang jadi salah satu penyebabnya aku suka di bully sama anak cewe yang suka sama dia . *bully nya suka dicuekin gitu hihihihi* tiba-tiba aja aku mengingat kejadian seminggu lalu.

® FlashBack On ®

Pernah waktu aku lagi dikantin pengen jajan, tiba-tiba ada anak kelas sebelah nyetop aku pas lagi pengen mesen makanan. Dan aku tau penyebabnya, pasti Cuma gara-gara ngeliat aku semalem jalan sama Nico padahal Cuma buat ngerjain tugas doang. Eh smpe dikejar-kejar akunya.

“ Mamaaaaaaaaa… “ teriakku. Waktu itu aku tidak peduli masuk mana, yang penting aku mau ngumpet dulu disuatu tempat yang am……..

“ Huaaaaaaa ngapain lo disini! “ maki Nico yang lagi hmm itu tuh buang hajat kecil hihihihi. Eh ngga nyambung yaa? Hmm maksud aku lagi buang air kecil hehehe -,-v

“ Eh, gue ngga bermaksud jadi stalker elu ya, co! gue Cuma pengen ngehindar dari kejaran cewe-cewe elu! Gue sampe ngga ngeliat palang yang diatas “ kataku sambil menutup mukaku supaya ngga ngeliat itunya si Nico ckckckck

“ Eh, ngapain nutup muka? Lo kira tadi gue buka celana yaa? HUAHAHAHA “ tawanya meledak.

“ Ehmm hmmm iyaa, kok lo ketawa sih? Ngga ada yang lucu “ kataku cemberut.

“ Eh, Clara sayang tadi gue tuh Cuma benerin risleting aja, tadi agak kendor makanya gue ke toilet. Eh taunya ada elo, ra! “ jelasnya sambil noel dagu ku. Kontan muka ku langsung tambah merah mendengar penjelasannya. Fyyuuuuuhhh, untung aja!! Pikirku. Tiba-tiba……………….

“ Kyaaaaaaa!! Ngapain lo berdua disniiiii “ pekik Eka, salah salah satu pengikut Nico yang tadi ngejar-ngejar aku.

® End Of FlashBack ®

Sejak kejadian itu aku jadi takut lagi deket-deket Nico. Trauma banget sumpah!! -_-V  Soalnya tiap deket dikit, langsung deh dapet tatapan mematikan dari para pengikutnya. -______-

Haduh, pusing banget gueeeeeeee, dosa apa gue ya Allah sampe harus nerima kenyataan kayak gini, first gue bareng lagi sama Nico dan kecil  kemungkinan kalo gue ngga bakal di bully lagi sama anak-anak. Secondly, gue bakal ketemu DIA!! Oh god, not again!! No way, It can’t be happening right noooowww!! *Yareeyareee~ *kata author sambil nyeruput teh jepang* *awaaas, authornya gilaaa!! Kabuuurrr~WUUUUUSSH* *ditendang masa !*

 ***





0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © Welcome to my "Blog"