0

Review Novel "Cinta." (Baca: Cinta dengan titik) by Bernard Batubara

Hai pembaca yang tidak nyata *emang ada?*
Kali ini--setelah mengilang di telan bumi dan cintanya*cielah*-- gue balik lagi nih nge-post something di sini. Sempat melihat sarang laba-laba dan sejenisnya di beranda gue tapi gak apa-apa. Gue udah bersihin.

Kali ini(lagi), gue akan membahas tentang novel yang gue dapet dari Bukune.
Novel ini berjudul Cinta. (Baca: Cinta dengan titik) karyanya Bernard Batubara. Yup, mas Bernard ini ngebuat kisah cinta melankolis tapi tough *sok keren ceritanya* tentang si akang Demas a.k.a Mister gondrong itu sama si Nona Haiku a.k.a Nona Neruda a.k.a Nessa.
Disini aku mau mengulas dan ngebahas sedikit tentang novel bagus ini.

Nessa yang takut untuk berkomitmen setelah putus dari pacarnya yang dulu dan juga Nessa mempunyai 'suatu' trauma akibat CINTA karena masa lalu orangtuanya yang kelam atau bisa terbilang... cukup parah dan buruk yang berdampak sama kehidupan dan kepribadiannya Nessa. Sampai ketika Nessa mau pulang ke Jogja, di pesawat dia ketemu cowok yang mungkin 'charming' *uhuk* yang bernama Demas. Mereka berbincang selama di pesawat, walaupun sumpah deh! Si Nessa udah gedek dan kesel sama Demas yang rada bawel, masa pedekatean awalnya ngebahas apa pemirsa? Ya, Demas yang itu ngebahas cuaca sama si Miss Neruda itu. Bener-bener deh pengen getok di Demas pas baca -_-

0

Lanjutan MS17thBirthday

Abis itu, kan terakhir pelajarannya Om Nawi (TIK) dan kebetulan gue belum nyetak buat bikin kalender yang emang ditugasin buat jadi remed nilai,

Alhasil gue kena damprat juga. Si Piki juga,dibilang nggak sopan lah dll.
Trus bla bla bla gue disuruh nyetak kalender hari ini juga, dan cuma dikasih waktu 30 menit. Yaudah gue buru-buru sama Melinda turun tanpa mikir panjang langsung cabut dan naik tukang ojeg.
Trus pas turun dari tukang ojeg udah ujan.

Beuh tambah bete gue!
Yaudah si Melinda ngajak balik ke sekolah tapi karena gue lagi kesel banget ampe ke ubun-ubun (duileh lebay) gue tancap gas juga. Akhirnya naik angkot lah gue, eh tapi jangan salah!
Ternyata emang dunia mengkhianati gue hari ini, ternyata tukang angkotnya juga NGESELIN ABIS!!
Masa dia ngetem lama banget, ya kan gue kesel trus temen nanya, "Masa lama gak bang? Kita lagi buru-buru nih. Ditungguin guru, soalnya." kan temen udah bilang sopan yaaa. Eh malah dibentak gini, "Kalau buru-buru. Turun saja sana!!" dalam hati gue: BANGKEE!!! BANGKEEE!!!!

Kesel! Gue kasih duit gue, eh malah ditilep 2ribu. Dengan hati gondok dan kesel gue turun noh basah-basahan sama Melinda, trus melintasi dalam mall Ramayan buat kebelakang, buat nyari angkot lain. Dan alhamdulillah dunia udah baikan sama gue, dapet abang angkot yang baik banget :D

Tapi keselnya UJAN tambah gede. Alhasil, gue sama Melinda udah kayak di Reality Show atau Sinetron yang lagi terburu-buru menembus ujan (duileh bahasanya)
Dan gue emang hampir diserempet mobil kalau aja Melinda nggak narik tangan gue. Emang bangke emang!!!!
Pengen nangis tapi EMOSI ABISS!!!

0

My Sweet 17th Birthday :D

I'm very very happy today. You know why? Because today is my day. The date that I was born to this cruel world.

Happy birthday to mee *\\(^.^)//*

Super big thankyou to my EXENTRIS. You all awesome, even I feel a lil' bit upset, mad, and angry but it totally worth it.

Really, I'm not expect that all of you did this surprise to me and Vicky :* *much kiss & big hug*
Really really love you EXENTRIS...

-----

Pokoknya sehari sebelum hari ini, gue udah menduga bakal dikerjain. Soalnya seolah dunia mengkhianati gue, hari ini kebetulan pel pertama itu guru tukang marah dan nyeremin gewlaaaaa ~.~ Pak FREDDY Anggiat.
Dan bener aja, gue nggak salah apa-apa eh kena semprot, kebetulan juga gue ultahnya berdua. Jadilah gue berdua diusir dari kelas dan kena damprat.
Alhasil, gue melewati pelajaran Matematika, karena gue sama Piki harus ikutin kemanapun pak pred pergi.
Termasuk kesalah satu kelas yang lagi dia ajar.

0

My Art (Baca:Heart)

Dear my blog,

I love art. I love painting on kanvas. But I have back to reality that I can't be a profesional painter. Because I just painting when I'm in a good mood. But forget it.
I just think more lately about my goal in my life. What I do next when I graduated from High School?
What I choose? Which University that I should choose?

I love english, I love painting, I love psychology.
Maybe I have to choose "English"
Because my parents like that subject.


Yang diatas cuma curcol basa basi doang. (Belajar speak english doloooo XD LOL)

Buuuttttt...
I have some painting :D
I just wanna share to all "Dunia Maya" people :D
Maybe It's not as good as Leonid painting  but It's me. It's original made from scratch of  pencil which I used it to draw :D




Ini baru beberapa sih. Sisanya boleh nyusul?? (Teriak: BOLEEEHH)

Sip deh ;)

0

I'm In Love With His Art (Baca:Heart)

Dear my blog...

Somehow, I found this brilliant, awesome men who make a wonderful art. His painting really a live for me. And it makes me...I don't know. Maybe the right sentence is SPEECHLESS to describe what I feel when I saw those art.

His name is Leonid Afremov. His old but his painting really mad me in love with him.

Nggak nyangka aja, iseng cuma pengen nyari gambar buat ngelukis. Eh malah nemu pelukis handal yang bener-bener bikin gue jatuh cinta sama lukisannya (Oke, ini lebay. Tapi it really happen guys :D)
Texturenya, perpaduan warna atau gradasinya, itu KEREN ABIS!!
Pengen deh rasanya pinter ngelukis kayak si Om Leonid. Tapi apa daya? Gue nggak bisa sejago dia -.-

Kalo cuma coret sini, coret sana di kanvas sih ayo ayo aja. Tapi kalo untuk yang begituan....Maybe not my style kali yaa...
Tapi kalo misalnya ada suatu kesempatan yang buat gue harus belajar tentang itu. GUE NGGAK BAKALAN NOLAK :D
Mau banget bisa jago ngelukis...
Pengen juga belajar ngelukis pakai knife. Pasti hasilnya beda, dan lebih abstrak. Kayak punyanya Om Leonid ini :D
Ihihihi

Nih gue kasih liat betapa kerennya lukisannya beliau ------->>>

Check this out ------>>>>>>



 Lukisan yang ini salah satu my fav //>.<\\


 My Fav painting :*


0

Sinopsis Hujan


Sinopsis “Hujan”



Hujan, yang mempertemukan kita.
Dan cinta, yang menyatukan kita. Cinta. Dia tidak pernah salah. Ya, mungkin kami yang salah.  Bukan! Sepertinya aku yang salah. Seharusnya kami menyadarinya dari awal.

Pertemuan kami memang singkat tapi sangat mengikat. Tapi jika memang kami ditakdirkan bersama, maka aku rela menyerahkan seluruh kehidupanku hanya untuknya.

Tapi, ketika semuanya terasa benar dan cinta ini semakin membuatku candu? Mengapa semua kebenaran mesti terkuak sekarang? Mengapa mesti dia? Yang sangat aku cinta sedemikian rupa. Mengapa mesti yang telah...

Sudahlah, mungkin ini yang terbaik. Bagi diriku, dirinya dan...
0

Lier But Lover (Revisi)


Lier But Lover
Prolog
Tik. Tik. Tik…

Sudah beberapa kali aku mendelik kearah jam tanganku. Dan dia belum juga datang. Hal yang paling ku benci adalah menunggu seperti ini. Tapi apa boleh buat? Tapi hal ini tidak membuat senyumku menghilang. Hell to the no, for my entire life I will spend my life just to be with him. Soon.

“Sayang,” panggil seseorang. Aku menoleh enggan karena tahu siapa yang memanggilku.
“Maaf aku telat. Tadi macet banget. Sorry…” dia tersenyum lebar. Aku masih memasang wajah bĂȘte.
“Iyaa. Tapi ngaretnya nggak nyampe setengah jam juga kali.” Aku merenggut sebal tapi dengan cepat dia mencubit pipi tembamku.
“Uuuhhh ngambeknya lucu. Manyunnya ngegemesin. Jadi nggak sabar nih…”
“Apaaa??” tanyaku was-was. Dia tertawa pelan, “Bercanda, sayang. Jangan di ambil serius dong. Oh ya? Gimana sama rencananya? Aman kan?”
“Sebenernya…”
“Permisi, silahkan lihat menu terbaru kami…” potong sang pramusaji. 

Ketika Rano sedang mengatakan pesanan yang akan kami pesan. Aku terus memperhatikan dirinya berbicara. Wajahnya. Matanya. Hidung mancung sexynya. Bibirnya. His smile. Kemudian cincin tunangan kami yang melekat indah di jari manisnya. Apa yang buat aku cinta mati sama orang ini? Well, he knock my “door” when no body want in there. And he said, he’s lucky to found me.
***
0

Without You

This song remain me about someone...Unfortunatelly, he never know it :")
Just read it. And feel this song...

-----

I can't win, I can't reign
I will never win this game
Without you, without you
I am lost, I am vain,
I will never be the same
Without you, without you

I won't run, I won't fly
I will never make it by
Without you, without you
I can't rest, I can't fight
All I need is you and I,
Without you, without you

Oh oh oh!
You! You! You!
Without
You! You! You!
Without you

I can't erase, so I'll ta
0

My Story About First Love

Mungkin nggak sempurna. But it's true...

***
Gue nggak pernah nyangka hidup gue sebegitu...berwarna. Dalam artian banyak hal. Really, a lot...
Gue yang dulunya masih polos dan nggak ngerti apapun tentang cinta-cintaan. Untuk pertama kalinya memulai itu.
Gue dengan mudahnya menerima uluran tangan orang asing itu. Gue nggak kenal dia, deket mungkin tapi dari dia lah gue belajar disayangi, menyayangi, mengerti, cemburu, menangis, bahagia, sedih dan kecewa.
Untuk pertama kalinya dia yang ngajarin segalanya ke gue dan dia juga yang pertama kalinya ninggalin gue. He such a jerk asshole!
I through it. So far is good.
Sampai gue merasa hidup gue mulai berubah. Mulai memandang orang dengan cara yang berbeda.
Diri gue yang dulu, yang sabar, baik, dan mungkin peduli itu udah hilang dengan sendirinya. Digantikan dengan sifat yang bertolak belakang, tempramen, lebih egois, arogan, dan gue semakin terpuruk dengan kenyataan yang nggak seperti yang gue mau.
Gue selalu terbayang bayang masa lalu gue. Yang dulunya indah tapi itu dulu.
Dua orang yang menghantui gue. Cinta pertama dan pacar pertama.
Mereka berdua sama-sama penting tapi itu nggak ngerubah apapun!
Mereka fatamorgana. Shadow.
Selalu bisa gue lihat tapi nggak pernah tersentuh oleh gue.

0

Malapetaka

Gimana sih rasanya kalau elo udah suka.....bukan! Lebih dari suka. Mungkin cinta sama orang lebih dari 7 tahun. Tapi lo cuma bisa liat dia dari jauh?

NYESEK!!!

Bodohnya orang itu gue. Gue pikir dengan gue bilang ke dia kalau gue suka dia. Gue bakal bisa move on and somehow I think it work. But It didn't work at all.

Just...if it comes to him. I can't think straight. I can't breathe normally. I just...how can I describe this one? Feel blank when he around me. And it happens to me, just only him can make me feel that.

It's so ridicilous...
Maybe some people say and think, "Mustahil itu namanya 'CINTA' kalo lo suka dari SD!"
But it really happend to me. Stupid!
 
Copyright © Welcome to my "Blog"